Kelas Reguler

[vc_row][vc_column][vc_column_text]

[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row full_width=”stretch_row” css=”.vc_custom_1576508804940{background-color: #ffffff !important;}”][vc_column][vc_column_text]

Pesantren Pascatahfiz Bayt Al-Quran

Pusat Studi Al-Quran

Angkatan ke-33

Pesantren Pascatahfizh Bayt al-Qur’an merupakan salah satu program Pusat Studi al-Qur’an yang didirikan oleh Prof. Dr. M. Quraish Shihab, MA. Keunikan pesantren ini adalah sasaran programnya yaitu santri penghafal al-Qur’an yang pertumbuhannya semakin meningkat di tanah air. Indikator penting dari perkembangan tahfizh al-Qur’an ini adalah banyaknya pondok tahfizh dan pondok pesantren yang membuka program khusus tahfizh di berbagai daerah, bahkan tidak sedikit dari hafizh al-Qur’an yang telah menunjukkan prestasi di perlombaan, baik level lokal, nasional, hingga internasional. Bahkan, semakin banyaknya hafizh al-Qur’an di usia dini yang muncul di berbagai daerah.

Para hafizh al-Qur’an ini merupakan potensi besar yang harus diakomodasi dengan program tersendiri untuk meningkatkan wawasan dan keilmuan al-Qur’an dan kapasitas hafalan al-Qur’annya. Program Pascatahfizh Bayt al-Qur’an ini bertujuan membekali santrinya keilmuan dasar al-Qur’an, peningkatan kapasitas hafalan al-Qur’an, serta wawasan keislaman dan kebangsaan. Penekanan pada nilai wasathiyyatul Islam juga menjadi sebuah keniscayaan dalam segenap program yang berjalan. Pengajar atau narasumber adalah dari Dewan Pakar Pusat Studi al-Qur’an, demikian halnya dengan pendamping yang merupakan alumni pilihan Program Pascatahfizh Bayt al-Qur’an yang kapasitas keilmuannya tidak diragukan lagi.  

Sejak berdirinya 18 Agustus 2009, Pesantren Pascatahfizh Bayt al-Qur’an ini telah menghasilkan sebanyak 954 lulusan. Ada yang tengah melanjutkan studi, baik dalam maupun luar negeri. Lulusan ini telah berkiprah di pelbagai bidang seperti akademisi, entrepreneur, pengelola pesantren, dan selainnya. Relasi alumni dengan Pesantren Pascatahfizh Bayt al-Qur’an tetap terjaga dan menjadi sebuah jejaring tersendiri. Masukan dari alumni dan berbagai pihak bahwa program ini sangat bermanfaat dan membantu dalam meningkatkan kapasitas keilmuan dan pengalaman santri dalam meningkatkan kiprah sosial, akademik, dan selainnya. Kurikulum yang ditawarkan dalam program ini juga terus dievaluasi untuk mempertahankan karakteristik program sekaligus mengakomodasi perkembangan kekinian.

Durasi setiap angkatan adalah enam (6) bulan dan diadakan mekanisme seleksi dalam rekruitmen santri setiap angkatannya. Kuota santri yang diterima setiap angkatannya hanya tiga puluh (30) orang yang semuanya adalah utusan pesantren atau lembaga tahfizh dari berbagai daerah di Indonesia. Angkatan XXXIII ini akan diselenggarakan pada 7 Agustus 2024 – 22 Januari 2025.

KRITERIA PESERTA PASCATAHFIZH REGULER

Peserta Program Pesantren Pascatahfizh Bayt Al-Quran ini berjumlah 30 dengan kriteria sebagai berikut:

  1. Laki-laki atau Perempuan
  2. Syahadah atau Surat Keterangan Telah Menyelesaikan Hafalan al-Qur’an (Khatam Tahfizh)
  3. Memiliki Kemampuan Dasar Baca Kitab Berbahasa Arab
  4. Berusia 18-28 Tahun
  5. Tinggal di asrama dan berkomitmen tidak pulang hingga program selesai.

 

WAKTU PELAKSANAAN

Pendaftaran

13 Mei 2024 – 11 Juni 2024

Technical Meeting

12 Juni 2024

Test dan Seleksi:

 

       Materi al-Qur’an dan Hafalan

14 Juni 2024

       Baca Kitab Berbahasa Arab

15 Juni 2024

        Interview Lanjutan

16 Juni 2024

Pengumuman Kelulusan

18 Juni 2024

Pelaksanaan Program

7 Agustus 2024 – 22 Januari 2025

 

MATERI YANG DISAJIKAN

Materi Utama: Ulumul Qur’an, Qawa’id Tafsir, Qira’at, dan Manahij Mufassirin 

Materi Penunjang: Tafsir Maudhu’i, Tafsir Ayat Ahkam, Ilmu Hadits, Sirah Nabawiyah, Balaghah al-Qur’an, Moderasi Beragama, Pendekatan Semantik dalam Studi al-Qur’an, Pendekatan Sufistik dalam Tafsir al-Qur’an, Psikologi Pengembangan Diri, Wawasan Kebangsaan.

Materi Kepesantrenan: Muraja’ah Hafalan al-Qur’an, Khatmul Qur’an setiap Jumat, Kultum, Diskusi Literatur Tafsir, Mengaji Sorogan (Kitab Ulumul Qur’an), dan Bincang Pemikiran Kontemporer.

Kewirausahaan: koperasi atau jenis usaha dalam lingkungan BQ-PSQ.

 

NARASUMBER

Prof. Dr. M. Quraish Shihab, MA. Prof. Dr. Nasaruddin Umar, MA, Dr. Ahsin Sakho, Muhammad, MA, Dr. Muchlis M Hanafi, MA, Dr. M. Ali Nurdin, MA, Dr. A. Husnul Hakim, MA, Dr. Sahabuddin, MA, Prof. Dr. Asep Usman Ismail, MA, Laksda (Purn) Husein Ibrahim Assegaf, MBA. Najelaa Shihab, M.Psi., Muhammad Arifin, MA, Faried F. Saenong, Ph.D, Romli Syarqowi, MA. Dr. Syahrullah Iskandar, MA, Dr. Ulinnuha Husnan, MA, Dr. Moch. Syarif Hidayatullah, Lc., M.Hum., Dr. Andi Rahman, MA, Dr. Zainal Arifin Madzkur, MA, Dr. Fakhrurrozi, MA, Dr. Nur Rofi’ah, Bil.Uzm., Masrur Ikhwan, MA, Wafa al-Fadli, S.Ag., Nashrullah, Lc.

 

PENDAMPING

Pengurus Pesantren Pascatahfizh Bayt Al-Quran-PSQ

 

SARANA PEMBELAJARAN

Pembelajaran dilakukan secara offline atau tatap muka di kelas dan/atau di Masjid Bayt Al-Quran

 

METODE PEMBELAJARAN

Metode pembelajaran pada Program Pesantren Pascatahfizh Bayt Al-Quran ini meliputi:

Metode Ceramah da Tanya-Jawab, yaitu narasumber menyampaikan materi sesuai topik dan durasi waktu yang telah ditentukan. Di akhir disediakan waktu untuk peserta bertanya atau menanggapi materi yang disajikan narasumber. Metode ini akan lebih dominan digunakan dalam pelaksanaan program ini.

Metode Diskusi, yaitu narasumber/fasilitator telah menetapkan sejumlah topik dan membagi kelas ke dalam beberapa kelompok. Setiap kelompok secara bergiliran setiap pertemuan menjadi presentator sesuai topik yang telah ditentukan. Setelah presentasi, ada alokasi waktu untuk dialog interaktif bagi santri lainnya.

Metode Resitasi, yaitu narasumber/fasilitator mengarahkan peserta untuk menyusun sebuah resume terkait materi yang sudah disampaikan oleh narasumber/presentator.

Metode Training, yaitu melatih keterampilan (soft skill) peserta dengan cara menyusun artikel/makalah ataupun review buku dan semisalnya terkait materi yang disajikan.

PEMBIAYAAN

Pelaksanaan Program Pesantren Pascatahfizh Bayt Al-Quran ini tidak dipungut biaya dari peserta. Pembiayaan sepenuhnya dari pelaksana program, yaitu Pesantren Pascatahfizh Bayt Al-Quran-Pusat Studi al-Qur’an di bawah naungan Yayasan Dakwah Lentera Hati.

 

[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row full_width=”stretch_row” css=”.vc_custom_1577198748884{background-color: #ffffff !important;}”][vc_column][vc_btn title=”Daftar” style=”3d” color=”green” size=”lg” align=”center” i_icon_fontawesome=”fa fa-chevron-circle-right” add_icon=”true” link=”url:https%3A%2F%2Fforms.gle%2F39dLV4KVMPZpViJT6|title:Daftar||”][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_empty_space][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text][/vc_column_text][/vc_column][/vc_row]